Skip to main content

Boyfriend Girlfriend (My Hobby) (Part 1)

Judul : Boyfriend Girlfriend (My Hobby)
Gendre : Romance (Remaja)
Penulis : Riki Bahari
Karya Riki Bahari

    Cinta merupakan anugerah Tuhan yang sangat luar biasa. Di dalam sebuah cinta kita dapat merasakan segala sesuatunya mulai dari rasa bahagia, sedih, terharu, cemburu, bahkan cinta juga mampu mengajarkan kita tentang arti toleransi (Saling Menghargai). Cinta bisa tumbuh kapanpun, dimanapun, dan dengan siapapun. Masih bingung dengan arti kata “Cinta”? Tenanglah dan duduk manislah karena kamu kini sedang membaca sebuah kisah yang akan membuka fikiran kamu tentang arti cinta yang sesungguhnya.



My Hobby

      Kisah ini dimulai dari seorang anak lelaki yang bernama
Andre. Andre adalah anak laki – laki yang berusia sekitar 16 tahun-an. Ia kini sedang mengenyam pendidikan di bangku SMA (Senior High School). Andre adalah salah satu anak yang sangat disukai oleh banyak kaum hawa. Jelas saja ia sangat disukai oleh banyak perempuan, melihat wajahnya yang good looking, kulitnya yang putih bersih, dan dia pun memiliki postur tubuh yang ideal dengan tinggi badan 170 cm dan berat 60 kg. Namun sayangnya Andre merupakan tipe cowo yang sangat cuek apalagi dengan perempuan. Ia bahkan tidak menghiraukan perempuan-perempuan yang menghapiri dan menyukainya. Andre hanya tertarik dengan hobinya yaitu fotografer. Hampir disetiap kegiatannya ia selalu ditemani dengan kamera digitalnya.

      Di dalam kehikmatan suasana upacara, kontras terdengar suara dentakan sepatu anak Paskibra yang sedang bertugas mengibarkan bendera. Dengan gagah dan bangga anak Paskibra itu mulai membentangkan sang saka merah putih. Semua orang serentak menghormat ketika lagu Indonesia Raya mulai dinyanyikan. Ketika upacara bendera berlangsung Pak Mulyono selaku Wakasek Kesiswaan memberikan sebuah pengumuman kabar gembira. Saat itu sekolah mendapatkan sebuah prestasi yang sangat membanggakan, yaitu mendapatkan Juara 1 Lomba Fotografi se-Provinsi. Pak Mulyono pun langsung menyebutkan nama seseorang untuk maju ke depan lapangan upacara.

“Kepada Andre diharapkan maju untuk mendapatkan sebuah penghargaan secara simbolis”.

Andre pun maju ke depan lapangan dengan diiringi meriahnya tepuk tangan seluruh peserta upacra. Memang sungguh tidak dipungkiri lagi prestasi – prestasi yang di raih Andre di bidang Fotografi.

      Di parkiran sekolah terlihat seorang gadis sedang mengendap-endap seperti maling. Perlahan tapi pasti gadis itu terus melangkah membidik motor berwarna hijau yang tepat berada di sudut parkiran. Suasana hening seketika pecah oleh suara patahan ranting yang terinjak oleh kaki gadis itu “Krek!!”, gadis itu semakin hati-hati dalam melangkahkan kakinya. Tak lama sampailah gadis itu tepat berada di samping motor yang dituju, kemudian ia mengambil sebuah amplop pink dari dalam tas warna pink nya yang ia gendong. Amplop tersebut kemudian ia selipkan di sela-sela motor yang ia incar dan tuju. Setelah berhasil melakukan misi tersebut gadis yang memiliki nama Sofie tersebut langsung bergegas pergi dari parkiran. Tak lama kemudian datanglah sang pemilik motor. Sempat pemilik motor itu melihat Sofie berlari dari arah parkiran namun Sofie langsung berlari dan tidak menolehkan mukanya ke pemilik motor itu. Pemilik motor tersebut ternyata ialah Andre. Andrepun langsung bergegas pulang dengan mengendarai motornya.

       Kembali lagi ke cerita si gadis amplop pink tadi. Gadis itu memiliki nama lengkap Sofie Stella Ningrum. Di SMA ia adalah salah satu cewek yang cukup terkenal dengan kecantikannya dan kepintarannya. Di kelas Ia selalu masuk rangking 5 besar, banyak sekali cowok-cowok yang berharap bisa mendapatkannya. Namun Sofie adalah tipe cewek yang bukan gampangan. Banyak sekali cowok ganteng dan pinter yang ia tolak. Namun entah kenapa kini ia sedang tergila-gila dengan si cowok Fotografer yaitu Andre. Mungkin karena Andre Ganteng? Pinter? Berprestasi? Tapi kan masih banyak cowok keren, pinter yang lebih dari Andre?! Kenapa Sofie pilihnya Andre? Yaaa... Namanya juga rasa suka memang susah untuk di ungkapkan. Ibarat internet kalau udah Connect ya langsung lancar dan sebaliknya kalo belum Connect mau di jalanin seperti apapun gak bakal jalan.

       Hilir mudik kendaraan terlihat sangat ramai. Roda kendaraan terus berputar, berpacu bergesek dengan kasarnya jalanan aspal. Tangan itu semakin kuat menggenggam gas motor. Andre terlihat sangat buru-buru, ia mengendarai motornya dengan begitu cepat. Tiba-tiba tangan kirinya refleks merangkap rem. Motornyapun seketika berhenti dan tersungkur di jalanan aspal. Terlihat banyaknya goresan luka yang terdapat di siku kanannya. Tetesan darah pun terus mengalir mengiringi perihnya luka gores akibat aspal yang kasar. Semua itu terjadi demi menghindari terjadinya tabrakan dengan motor yang tepat berada di depannya.

      Semua orang merapat ke tempat kejadian melihat situasi kondisi insiden kecelakaan motor yang sedang terjadi. Dikerumunan orang-orang terlihat Andre yang masih terkulai di pinggir jalan bersama motornya. Andre mulai bangkit berdiri dengan dibantu orang sekitar. Dengan diiringi rasa sakit Andre pun kemudian melanjutkan perjalanannya menuju pulang. Perjalanan pulang hari ini adalah perjalanan pulang yang tidak akan terlupakan. Pulang sekolah mengendarai motor yang lecet sana-sini dan kondisi tangan kanan yang lecet pula.

Bersambung..

Comments

Post a Comment

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>

Popular posts from this blog

a Cup of Cappuccino

Judul : a Cup of Cappuccino Gendre : Romance, Remaja Pengarang : Riki Bahari Sore itu Jakarta sedang diguyur hujan yang sangat deras, cuaca tersebut cukup memaksa seseorang untuk mengenakan jaket atau mantel tebal. Namun, di balik tembok kafe itu terlihat sangat kontras. Musik lembut yang mengalun, hangatnya lampu yang terpancar ke seluruh dinding, berbanding terbalik dengan keadaan di luar ruangan.  Kafe dengan desain vintage itu setiap harinya memang sangat rampai di kunjungi. Tak hanya nuansa ruangannya yang unik dan nyaman, namun cita rasa kopi yang disuguhkan dalam menu nya memang sudah melekat sekali di hati para pelanggan setia, dan mungkin Sandra adalah salah satu pelanggan setia yang sudah jatuh hati dengan nikmatnya kopi tersebut. “Cappucinonya satu, gulanya sedikit saja”. “Ada lagi?” tanya si pelayan kafe itu kepada pelanggan wanita yang duduk di meja No. 19 itu. “Cukup itu saja”. “Ok terimakasih, pesanan akan segera kami antar”. Sandra, gadis manis berambut...

Belenggu Masa Lalu

Satu tetes, duatetes Mengalir Menggores Perih Gelap Mendung Mendera Teriak Hati Tak Bertenaga Satu detik, dua detik Berhenti nafas, Ku tak mampu Paru Terbelenggu Rasa Pilu Sebuah Potret Masa Lalu Sumber: pixabay.com

Sisi lain sebuah Puisi "IBU INDONESIA" karya Sukmawati

Aku akui bahwa diriku adalah seseorang yang tersesat dalam dunia sastra. Aku sangat tertarik dengan dunia sastra sejak dulu, awal kumengenalnya saat bertatap muka dengan matapelajaran Bahasa Indonesia, kala itu bahkan aku masih mengenakan seragam merah putih. Hal yang paling aku suka dari sastra adalah sebuah seni merangkai kata, untaian kata yang penuh emosi bahkan kontroversi. Sastra dapat meluluhkan jiwa setiap insan. Tak mengenal ia seniman atau seorang preman. Bagiku sastra adalah hal yang paling tepat untuk setiap insan meluapkan emosinya dalam bentuk yang “berbeda”. Sastra bisa berupa sebuah puisi, pantun, bahkan cerita. Kekuatan sastra adalah sebuah karya seni yang tak hanya sekedar untaian kata semata. Karya sastra memiliki sebuah “cerita” atau sudut pandang yang berbeda-beda. Tergantung intrepretasi sang pembaca. Bpk Sapardi Djoko Damono seorang pencipta puisi “Hujan di Bulan Juni” pun pernah berkata bahwa “Puisi itu hidup kalo intrepretasinya macem-macem, kalo cuma...